Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Seni Patung Materi Bab II Seni Budaya Kelas 9

SENI PATUNG


A. Pengertian seni patung

Pengertian seni patung ialah karya seni rupa tiga dimensi yang cara membuatnya dengan teknik  tertentu (dipahat, dicor, dibutsir, dilas atau yang lain)

Contoh Patung Abstrak

Patung Garuda Wisnu Kencana


B. Fungsi Seni Patung

Dalam membuat patung ada beberapa fungsi diantaranya:

  1. Fungsi personal, yaitu patung diciptakan semata-mata untuk kepentingan atau kepuasan personal atau pribadi.
  2. Fungsi sosial, yaitu patung yang dibuat untuk memperingati peristiwa peristiwa yang bersejarah atau mengenang jasa seseorang (misalnya patung revolusi).
  3. Fungsi fisik , yaitu patung yang dibuat semata-mata untuk dinikmati keindahannya.


C. Jenis Seni Patung Berdasarkan ,

1. Bentuknya ada 2 yaitu:

  1. Bentuk imitatif yaitu seni patung yang meniru bentuk-bentuk alam (manusia, hewan atau manusia).
  2. Bentuk nonfiguratif (abstrak), yaitu patung yang dibuat dengan meninggalkan bentuk-bentuk alam.


2. Ukuran ada 3 yaitu :

  1. Patung miniatur, yaitu patung yang dibuat dengan ukuran kecil. Biasanya patung semacam ini dibuat untuk kepentingan souvenir atau kenang-kenangan.
  2. Patung hero, yaitu patung yang dibuat dengan ukuran satu setengah ukuran manusia, misalnya patung pahlawan rovolusi.
  3. Patung kolosal, yaitu patung yang dibuat dengan ukuran yang sangat besar. Misalnya patung Garuda Wisnu Kencana.


3.Wujudnya ada 4 yaitu:

  1. Patung kepala (kop), yaitu patung yang hanya berupa kepala saja.
  2. Patung dada, yaitu patung yang terdiri dari kepala dan badan.
  3. Patung bos, yaitu patung yang hanya berupa badan saja.
  4. Patung freestanding, yaitu patung yang lengkap dari kaki sampai kepala.


D. Media atau Bahan Seni Patung

Secara garis besar media seni patung bisa dibedakan menjadi 4 yaitu :

  1. Bahan lunak, yaitu bahan yang mempunyai karakter empuk dan mudah dibentuk. Misalnya : tanah liat, sabun, plastisin dan lain-lain.
  2. Bahan sedang, yaitu bahan yang tidak lunak tetapi tidak keras, contohnya : kayu randu, mahoni, sengon dan lain-lain.
  3. Bahan keras, yaitu bahan- bahan yang mempunyai sifaf keras, misalnya : batu, granit, kayu jati, kayu sono keling dan lain-lain.
  4. Bahan cor atau cetak, yaitu bahan-bahan yang sifatnya sangat lembek, misalnya semen, gips, logam, emas dan lain-lain.


E. Alat untuk membuat karya seni patung.

Ada beberapa alat untuk membuat seni patung diantaranya :

  1. Butsir, alat bantu untuk membuat seni patung dari bahan lunak. Butsir ini terbuat dari kayu dan kawat.
  2. Meja putar, yaitu meja yang dirancang bisa berputar, berfungsi untuk mengontrol bentuk patung dari berbagai arah.
  3. Pahat, yaitu alat yang terbuat dari besi yang berfungsi untuk memahat atau mengurangi bahan sesuai keinginan pembuatnya.
  4. Sendok adukan yang berfungsi untuk mengambil adonan dan menempelkannya pada kerangka patung.
  5. Alat las, yaitu alat yang digunakan untuk mengelas bahan seperti besi dalam membuat patung.


F. Teknik Berkarya Seni Patung

Dalam membuat seni patung ada beberapa teknik yang bisa digunakan, yaitu :

  1. Teknik pahat, yaitu teknik membuat patung dengan cara mengurangi bahan dengan alat pahat.
  2. Teknik butsir, yaitu teknik membuat patung dengan cara menambah atau mengurangi bahan dengan alat butsir atau sudip.
  3. Teknik cor, yaitu teknik membuat patung dengan cara dicor.
  4. Teknik assembling, yatu membuat karya seni patung dengan cara menyambung atau memadukan bahan yang satu dengan yang lain, misalnya dengan cara dilas, dilem ataupun dibaut.