Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Sholat Jum’at Materi Pelajaran PAI Dan BP Kelas 7 Semester Genap

Pengertian

Sholat Jum’at adalah sholat dua raka’at di hari Jum’at secara berjama’ah didahului dengan dua khotbah dan di waktu sholat dzuhur.



Q.S. Surat Al Jumu’ah ayat 9


Artinya:
Hai orang-orang yang beriman apabila diseru untuk menunaikan sholat di hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.(Q.S. Al Jumu’ah/62:9)

Syarat wajib sholat Jum’at

Berikut beberapa syarat wajib sholat jum’at:
  1. Islam
  2. Baligh(dewasa). Anak-anak tidak diwajibkan.
  3. Berakal. Orang gila tidak wajib.
  4. Laki-laki
  5. Sehat. Orang yang sedang sakit atau berhalangan tidak diwajibkan.
  6. Menetap(bermukim). Orang yang sedang perjalanan(musafir) tidak wajib.

Khotbah Jum’at

Khotbah jum’at merupakan nasehat dan tuntunan ibadah yang disampaikan oleh khatib kepada jam’ah sholat jum’at. 

Perhatikan rukun dan syarat khotbah jum’at.

Rukun sholat jum’at
  1. Membaca hamdallah
  2. Membaca sholawat atas rasulullah
  3. Mengucapkan dua kalimat syahadat
  4. Berwasiat taqwa
  5. Membaca ayat al-qur’an pada salah satu khotbah
  6. Berdo’a untuk semua uumat islam pada khotbah kedua

Syarat khotbah Jum’at

  1. Khotbah dilaksanakan di siang hari
  2. Dengan cara berdiri jika mampu
  3. Khatib hendaklah duduk diantara dua khotbah
  4. Khotbah disampaikan dengan suara yang keras
  5. Khotbah pertama dan kedua dilaksanakan secara berturut-turut
  6. Khatib suci dari hadas dan najis
  7. Khatib menutup aurat

Sunnah-sunnah sholat Jum’at

Sunnah Sholat Jum'at meliputi sebagai berikut :
  1. Mandi terlebih dahulu sebelum pergi ke masjid
  2. Memakai pakaian yang bagus dan disunnahkan berwarna putih
  3. Memakai wangi-wangian
  4. Memotong kuku, menggunting kumis dan menyisir rambut
  5. Menyegerakan pergi ke masjid
  6. Melaksanakan sholat tahiyatul masjid
  7. Membaca al-qur’an atau dzikir sebelum khotbah jum’at
  8. Memperbanyak do’a dan sholawat atas nabi Muhammad

Adab melaksanakan shalat Jum’at

Adapun adab salat Jum’at, yaitu sebagai berikut:
  1. Meluruskan shaf(barisan sholat. Shaf di depan yang masih kosong segera diisi karena merupakan salah satu kesempurnaan sholat berjama’ah)
  2. Ketika khatib sedang berkhotbah, tidak boleh berbicara satu kata pun. Berkata-kata saat khotbah berlangsung menjadikan sholat jum’atnya sia-sia.
Dalam sebuah hadist yang diriwatkan Abu Hurairah Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Jika engkau berkata pada sahabatmu pada hari Jum’at, diamlah, dan khatib sedang berkhotbah sungguh engkau telah berkata sia-sia.”(HR. Bukhari Muslim)

Hadist lain diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang berbicara pada saat imam khotbah Jum’at, maka ia seperti keledai yang memikul kitab, sedangkan yang mengingatkan orang untuk diam, maka tidak sempurna sholat jum’atnya.”(HR. Ahmad)

Hikmah Shalat Jum’at

  1. Memuliakan hari Jum’at
  2. Menguatkan tali silaturahmi. Kita bisa mengetahui kondisi jama’ah yang satu dan yang lainnya. Misal, jika kita melihat ada jama’ah yang sedang dilanda kesusahan hidup, kita bisa membantu mereka. Atau jika ada yang jarang ke masjid karena sakit, kita bisa menjenguknya. Bahkan jika kita melihat ada yang bermaksiat, kita bisa menasehatinya. Dari sini umat islam bisa mewujudkan semangat tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa sekaligus saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran dengan amar makruf dan nahi mungkar.
  3. Berkumpulnya umat islam dalam masjid merupakan salah satu cara untuk mencari barokah Allah SWT.
  4. Dengan sering berjama’ah di masjid, bisa menambah semangat kerja kita karena terbiasa melihat orang-orang yang semangat ibadah di masjid.
  5. Melipatgandakan pahala kebaikan.
  6. Membiasakan diri untuk disiplin terhadap waktu.

Halangan sholat Jum’at


Hal-hal ayang dapat dijadikan aladan untuk boleh tidaknya sholat Jum’at adalah sebagai berikut:
  1. Sakit. Orang yang sakit diperbolehkan tidak melaksanakan sholat jum’at tetapi harus melaksanakan sholat dzuhur.
  2. Hujan lebat, angin kencang dan bencana alam yang menyulitkan untuk melaksanakan sholat jum’at
  3. Musafir, yaitu seseorang yang sedang melaksanakan perjalanan jauh tidak untuk maksiat.
  4. Perjalanan menuju tempat melaksanakan sholat jum’at tidak aman.

TUGAS

  1. Tulis kembali Q.S. Al Jumu’ah ayat 9 beserta artinya
  2. Sebutkan syarat-syarat wajib sholat jum’at
  3. Sebutkan sunnah-sunnah sholat jum’at