Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Teks Tanggapan Kritis Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9

Assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Anak anakku sayang,pada pembelajaran kali ini kita bersama-sama akan belajar tentang Teks tanggapan kritis.



Setelah Pembelajaran ini anak-anak harus dapat menguasai / membuat :

  1. Mengetahui tentang tanggapan kritis dengan santun;
  2. Mengetahuistruktur tanggapan kritis dengan santun;
  3. Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks tanggapan kritis dengan santun;
  4. Menyajikan dan menyususn hasil tanggapan kritis dengan bahasa yang santun.

Mari anak - anak segera membaca materi dibawah ini dengan cermat...!

Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya kita sering menanggapi sesuatu, baik yang kita lihat ataupun yang kita rasakan. Namun, apakah tanggapan tersebut sudah disampaikan secara objektif dan santun? apakah tanggapan kita tidak menyakiti? Alangkah bijaknya bila kita lebih baik tidak memberi tanggapan dari pada harus menyakiti orang lain.

A. Pengertian 

Teks tanggapan adalah teks yang berupa ungkapan pujian dan kritik seseorang terhadap sesuatu dengan mendeskripsikannya secara objektif dan santun

Menanggapi sesuatu bukanlah hal yang mudah. Syarat tanggapan itu harus objektif dan santun. Objektif itu berarti menanggapi sesuatu berdasarkan kenyataan. Sedangkan santun berarti tanggapan yang diberikan harus memberikan dampak positif. Atau santun dapat diartikan pula tidak menyinggung / tidak menyakiti hati orang lain. Walaupun yang disampaikan itu tentang hal yang kurang baik, tetapi harus disampaikan dengan cara yang baik.

Bagaimana mengkritik yang santun? 

  1. Kritik yang santun yaitu kritik yang membangun atau membawa dampak positif.
  2. Kritik yang santun dimulai dengan cara positif, seperti memuji, menunjukkan apresiasi    yang jujur dan tulus.
  3. Tidak menunjukkan emosi negatif, seperti bahasa tubuh dan nada suara.
  4. Mengkritik yang santun tidak menggunakan bahasa negatif, menyalahkan, dan menyerang pribadi dsb.
  5. Kritik tentang kekurangan atau kelemahan disampaikan dengan bahasa yang santun dan disertai dengan alternatif untuk memperbaiki.

Tujuan

Tujuan teks tanggapan kritis yaitu untuk memilih salah satu pernyataan, karena teks ini berisi alasan yang mendukung dan yang menolak.

Isi teks Tanggapan berupa :

  1. Mengkritik ( Kritik) berarti memberikan masukan kadang-kadang disertai uraian atau pertimbangan baik buruk terhadap sesuatu yang dikritik. Baik itu karya seni, karya sastra, bahkan pendapat seseorang. 
  2. Memuji ( Pujian) berarti melahirkan kekaguman dan penghargaan terhadap sesuatu yang dianggap baik, bagus, indah dan sebagainya. Memberi pujian haruslah objektif dan tidak melebih-lebihkan.

Pada dasarnya mengkritik dan memuji merupakan kegiatan memberikan pendapat. Dalam sebuah literatur disebutkan bahwa kegiatan memberikan pendapat adalah bentuk tanggapan terhadap sesuatu. Sesuatu itu dapat berupa peristiwa, fenomena, ucapan dan perbuatan atau berupa karya yang diciptakan orang lain. 

Secara umum kalimat tanggapan terbagi menjadi dua jenis, yaitu :

  1. Kalimat Tanggapan Positif, adalah kalimat tanggapan terhadap suatu pernyataan atau peristiwa yang bersifat positif atau mendukung terhadap pernyataan ataupun peristiwa tersebut. Kalimat tanggapan ini digunakan untuk menyatakan persetujuan terhadap pernyataan ataupun peristiwa terkait.
  2. Kalimat Tanggapan Negatif, adalah kalimat tanggapan terhadap suatu pernyataan ataupun perisitwa yang bersifat negatif ataupun tidak mendukung terhadap pernyataan ataupun peristiwa tersebut. Kalimat tanggapan ini digunakan untuk menyatakan ketidak setujuan ataupun menyangkal terhadap suatu pernyataan ataupun peristiwa yang terkait.

Contoh Kalimat Tanggapan

Berikut adalah contoh kalimat tanggapan terhadap suatu pernyataan ataupun peristiwa.

Pernyataan 1 : Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah piala dunia 2026

  • Kalimat tanggapan positif : Hal ini sangat baik karena bisa menjadi motivasi tambahan bagi para pemain dan pelaku sepak bola Indonesia untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas sepak bola. Hal ini juga bisa memperkenalkan Indonesia ke mata dunia lewat sepak bola.
  • Kalimat tanggapan negatif : Hal ini hanya buang – buang tenaga saja. melihat kondisi olahraga sepak bola saat ini. menjadi tuan rumah hanya akan membuat malu saja. seharusnya kita memperbaiki dulu sepak bola kita baru berpikir ke piala dunia.

Pernyataan 2 : Artis A yang sedang naik daun baru saja mengeluarkan sebuah album musik

  • Kalimat tanggapan positif : album tersebut merupakan bentuk lain dari kreatifitas sang artis. Dia ingin menunjukan jika selain jago dalam dunia seni peran dia juga bisa dalam seni suara.
  • Kalimat tanggapan negatif : artis itu hanya memanfaatkan ketenarannya saja. lagu di albumnya juga tidak bagus. Suaranya juga tidak begitu bagus.

Pernyataan 3 : Untuk mengisi liburan semua siswa diwajibkan membuat sebuah karya tulis.

  • Kalimat tanggapan positif : Ini merupakan kegiatan positif, karena siswa bisa mengisi waktu liburnya dengan hal yang berguna. Siswa juga bisa melatih kreatifitasnya ketika liburan.
  • Kalimat tanggapan negatif : hal ini seharusnya tidak diperlukan. Karena saat liburan siswa jadi merasa terbebani dengan tugas tersebut. Siswa jadi sibuk memikirkan tugas nya daripada menikmati liburannya.


Tujuan teks tanggapan kritis yaitu untuk memilih salah satu pernyataan, karena teks ini berisi alasan yang mendukung dan yang menolak.

Ciri-ciri yang dimiliki teks tanggapan kritis sangat khusus, karena pasti di dalamnya terhadap tanggapan-tanggapan berbeda. Ciri-cirinya:

  1. Teks ini memuat tanggapan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar (disertai fakta dan alasan).
  2. Struktur terdiri dari Evaluasi, Deskripsi Teks, dan Penegasan Ulang.
  3. Kaidah kebahasaan dengan ciri terdapat kata rujukan.

B.  Struktur Teks Tanggapan Kritits

Seperti yang ada pada ciri-ciri teks tanggapan kritis, teks ini disusun oleh 3 elemen yaitu:

  1. Evaluasi: berisi pernyataan umum mengenai suatu yang akan disampaikan.
  2. Deskripsi Teks: bagian isi yang memuat informasi tentang data-data dan pendapat-pendapat yang mendukung pernyataan atau melemahkan pernyataan.
  3. Penegasan Ulang: bagian terakhir teks, berisi penegasan ulang mengenai suatu yang sudah dilakukan atau diputuskan.

Ini saya berikan contoh teks Tanggapan kritis beserta strukturnya,

Judul Teks: Smartphone

1. Evaluasi

Canggihnya smartphone membuat para remaja juga turut adil untuk menggunakannya. Menurut mereka smartphone adalah kehidupan mereka. Alat canggih ini sudah seakan-akan tidak bisa hilang dari kehidupan mereka.

2. Diskrifsi Teks

Namun,banyak orang tua yang tidak setuju anaknya menggunakan smartphone. Dengan alasan,smartphone belum terlalu penting bagi anak remajanya. Juga, smartphone dianggap membawa dampak negatif bagi remaja karena smartphone bisa digunakan untuk melihat situs-situs dewasa.

3. Penegasan Ulang

Ada juga orang tua yang setuju anaknya menggunakan smartphone dengan smartphone bisa digunakan untuk mengakses aplikasi atau web yang berbau pembelajaran.

Dampak positif lainnya smartphone bisa digunakan untuk mencari teman-teman lama dan berkomunikasi jarak jauh.


Mengidentifikasi Teks Tanggapan Kritis

urutan bilangan, dan gaya bahasa. Untuk lebih jelas, perhatikan uraian berikut.

Ungkapan tanggapan dapat dibagi menjadi beberapa ungkapan berikut.

a) Ungkapan tanggapan yang menguatkan atau menyetujui pikiran

  • penulis atau pelempar gagasan
  • Ide tersebut sangat tepat.
  • Pendapat yang dikemukakan penulis sangat tepat.
  • Saya sependapat dengan hal itu.

b) Ungkapan tanggapan yang menolak atau tidak menyetujui pikiran

penulis

  • Tentu pandangan-pandangan itu dapat terbantahkan.
  • Pendapat yang penulis ungkapkan tidak berdasarkan fakta.
  • Saya tidak sependapat dengan hal itu.

c) Ungkapan tanggapan yang mengungkapkan sudut pandang orang lain

  • Dia mengatakan bahwa ….
  • Dia berpendapat bahwa ….
  • Penulis menyatakan bahwa ….

d) Ungkapan tanggapan yang menggambarkan simpulan dari data orang

lain

  • Data yang disajikan menunjukkan bahwa ….
  • Simpulan tulisan itu menunjukkan bahwa ….
  • Alasan yang disampaikan penulis tidak tepat.

e) Ungkapan tanggapan yang menggunakan gaya bahasa/majas penghalusan

  • Saya setuju dengan pendapat itu, tetapi ….
  • Data yang dikumpulkan sudah cukup lengkap, tetapi ….
  • Secara umum saya sepakat dengan penulis, tetapi saya mempunyai landasan berpikir sendiri dalam hal itu.

f) Ungkapan tanggapan yang menggunakan kata bilangan atau urutan

informasi

  • Alasan pertama adalah ….
  • Alasan kedua dapat dikemukakan bahwa ….
  • Dasar berikutnya sebagai penguat pendapat saya adalah ….

Teks tanggapan kritis ternyata memiliki unsur kebahasaan khusus yang belum tentu ditemukan di dalam teks jenis lain. Untuk menambah pemahamanmu, kamu diminta mengamati teks “Pesawat Kepresidenan” di atas kembali.

Kemudian, kerjakan tugas berikut sesuai dengan perintah. Agar lebih mudah, kerjakan dalam format seperti berikut!

Jenis Ungkapan : Ungkapan penguatan

Kata/frasa yang digunakan

  • Pembelian pesawat kepresidenan juga bukan hal yang menghilangkan kepekaan terhadap rakyat.
  • Alasan keamanan, keefisienan, keluasan negara, dan kebanggaan merupakan hal yang lebih utama jika dibandingkan dengan data-data dari masyarakat yang menolak pembelian itu, sifatnya tampaknya emosional.
  • Pembelian pesawat kepresidenan sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas, keamanan, kenyamanan, dan efektivitas kegiatan Presiden yang sangat padat itu.

Jenis Ungkapan : Ungkapan pelemahan

Kata/frasa yang digunakan

  • Alasan ekonominya adalah pesawat tersebut memiliki biaya operasional yang sangat tinggi.
  • Alasan sosialnya adalah pada saat rakyat belum terentaskan dari kemiskinan para pejabat menikmati fasilitas negara yang mewah.
  • Alasan keamanan dan politiknya adalah saat ini dengan pesawat komersial keamanan pejabat masih dapat tertangani dengan baik.


Jenis Ungkapan : Ungkapan sudut pandang orang lain

Kata/frasa yang digunakan

  • Dalam perhitungan baru, pesawat untuk RI-1 ini bisa menghemat biaya perjalanan hingga Rp114 miliar per tahun.
  • Sekretaris Negara mengklaim bahwa jauh lebih murah memiliki pesawat kepresidenan sendiri daripada menyewa pesawat dari maskapai Garuda Indonesia seperti yang selama ini dilakukan.
  • Sistem carter ini tidak menguntungkan karena semakin sering Presiden melakukan lawatan, biaya terus meningkat.
  • Pada 2006 misalnya, anggaran lawatan dinas Presiden Rp75 miliar, tahun 2007 melonjak menjadi Rp175 miliar, dan tahun 2009 naik lagi ke angka Rp180 miliar.

Jenis Ungkapan : Ungkapan simpulan dari data orang lain

Kata/frasa yang digunakan

  • Pesawat itu dibeli dengan harga Rp820 miliar dan mulai dibuat sejak 2011. Pesawat itu mampu terbang sekitar 10—12 jam, mampu menghalau peluru kendali, dapat mendarat di bandara kecil, bisa memuat rombongan Presiden hingga 50 orang, dan memiliki peralatan navigasi, komunikasi, sistem keamanan, isolasi kabin, dan hiburan khusus selama penerbangan.
  • Dari total US$91,2 juta atau Rp820 miliar biaya yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia untuk membeli BBJ2, US$58,6 juta dialokasikan untuk badan pesawat, US$27 juta guna interior kabin, US$4,5 juta bagi sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.


Jenis Ungkapan : Gaya bahasa penghalusan

Kata/frasa yang digunakan

  • Penanggap sebenarnya sepakat dengan kesimpulan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan sendiri. Akan tetapi, alasan yang tepat sebagai tanggapan terhadap permasalahan tersebut juga merupakan hal yang sangat rasional.
  • Pada zaman Presiden Gus Dur sudah ada wacana pembelian pesawat kepresidenan itu, tetapi dengan mempertimbangkan biaya yang sangat tinggi akhirnya rencana tersebut tidak direalisasikan.


C.  Kaidah Kebahasaan

Ciri kebahasaan yang biasa dipakai dalam teks tanggapan kritis diantaranya:

  1. Kalimat kompleks: kalimat yang memiliki lebih dari 2 struktur dan 2 verba.
  2. Konjungsi: kata penghubung yang menghubungkan setiap kata dan struktur.
  3. Kata Rujukan: sesuatu yang digunakan oleh penulis untuk memperkuat pernyataan dengan tegas. Dikenal juga dengan sebutan referensi.
  4. Pilihan Kata: pemilihan kata yang sesuai dalam penggunaan sekaligus pembuatan teks tanggapan kritis.

D.  Contoh-contoh teks tanggapan kritis

Sekarang ,langsung saja kita tampilkan contoh teks Tanggapan kritis yang santun,yang sesuai dengan strukturnya, dengan judul Pergaualan Bebas dan Sekolah SMA atau SMK

Contoh teks Tanggapan Kritis 1. Pergaualan Bebas

Pergaulan Bebas

1. Evaluasi

Saat ini banyak remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas. Di mana pergaulan bebas adalah bentuk perilaku menyimpang, kata “bebas” berarti melewati batas, tidak seperti norma-norma beradap atau tradisi orang Timur.


2. Deskripsi teks

Pergaulan bebas memiliki dampak yang sangat negatif, misalnya dengan melakukan hal-hal ilegal (mabuk dan sejenisnya).

Selain itu ada juga efek positif yang dimiliki banyak teman, mereka belajar berkomunikasi, menghormati, mengendalikan diri di komunitas.

Orang Indonesia sering meniru hal-hal yang kurang baik dari orang Barat seperti berciuman yang dianggap orang Barat adalah hal yang wajar.

Pergaulan bebas muncul karena perasaan bangga, nafsu, keingintahuan, hancurnya rumah, hidup sendiri, faktor keluarga, kurangnya iman dan lain-lain.

Selain itu, teknologi juga memiliki pengaruh besar pada pergaulan bebas, akses internet dan televisi yang tidak terkontrol, mendorong remaja untuk melakukan hal-hal yang tidak berjalan dengan baik.

3.  Pernyataan Ulang

Ketika kita sudah tahu penyebab pergaulan bebas, lebih baik bagi orang tua untuk lebih waspada dan mendidik anak-anak mereka sehingga mereka tidak jatuh pada jalur yang salah. Dengan memilih pertunjukan yang bagus dan menggunakan internet sebaik mungkin.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Kalimat Tanggapan. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.


Contoh teks Tanggapan Kritis 2. Sekolah SMA atau SMK

Sekolah SMA atau SMK ?

1.  Evaluasi

Bagi kamu yang sudah menyelesaikan pendidikan di SMP, mungkin akan mengalami kegalauan dalam memilih sekolah lanjutan, antara SMA atau SMK. Setiap pilihan terdapat berbagai konsekuensi tertentu yang harus dipertimbangkan. Menentukan pilihan antara SMA atau SMK tentu harus berdasarkan pada beberapa faktor yang dianggap penting.

2.  Deskripsi

Memilih di SMA akan memudahkan kita dalam memasuki bangku perkuliahan. Tentu saja, sesuai dengan bidang yang kita ambil pada waktu di SMA.

Misalkan ketika SMA, kita di jurusan IPS, maka pilihan di perguruan tinggi berkaitan dengan ilmu Sosia;, begitu pula dengan jurusan IPA dan Bahasa. Sedangkan memilih di SMK, setelah lulus kita dapat langsung mencari pekerjaan sesuai dengan jurusan yang kita pelajari.

Kemudian jika dilihat dari segi praktik lapangan. SMA lebih menekankan pada teori, dibandingkan dengan praktik lapangan. Kalaupun ada praktik, itu hanya untuk mata pelajaran tertentu yang membutuhkan praktik saja. Sedangkan di SMK, pelajaran yang diberikan, fokus pada kegiatan praktik dibandingkan teori.

Sebenarnya SMK pun juga dapat melanjutkan di perguruan tinggi, tetapi terbatas pada jurusan tertentu saja. Sedangkan SMA dapat memilih jurusan manapun yang sesuai dengan bidangnya.

Dalam dunia pekerjaan, SMK akan lebih mudah dalam mencari kerja, sebab siswa SMK sudah memiliki keahlian tertentu, sedangkan SMA akan kesulitan dalam memilih pekerjaan, karena jurusannya yang bersifat umum.

3. Penegasan Ulang 

Melihat beberapa pertimbangan di atas bahwa SMK dapat langsung bekerja, tetapi juga dapat kuliah. Hanya saja dalam memilih program studi di perguruan tinggi terbatas pada keahlian yang diambil pada waktu SMK. Sedangkan SMA, kita dapat memilih jurusan kuliah apapun yang kita inginkan, asalkan sesuai dengan jurusan kita ketika di SMA.

Demikian anak-anakku kita sudah belajar tentang Teks tanggapan kritis semoga yang bapak guru sampaikan bermanfaat, selamat belajar. 

Dan jangan lupa minggu depan (Selasa, 22 September 20202 ) akan ada tugas dari bapak guru, yang harus anak-anak jawab dan kerjakan.

Sekian. 

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh